review-makanan-flank-steak

Review Makanan Flank Steak

Review Makanan Flank Steak. Flank steak semakin digemari di akhir 2025 sebagai potongan steak yang flavorful, terjangkau, dan serbaguna. Berasal dari bagian perut bawah sapi, flank termasuk daging lean dengan serat panjang yang khas, membuatnya punya rasa beefy kuat tapi butuh penanganan tepat agar tidak alot. Banyak orang memilih flank karena harganya lebih ramah dibanding ribeye atau tenderloin, tapi tetap beri kepuasan steak autentik saat dimasak benar. Saat ini, flank sering jadi bahan utama fajitas, stir-fry, atau steak grill sederhana di rumah maupun restoran casual. Review ini bahas jujur karakteristik flank, cara masak terbaik, dan posisinya di antara potongan steak populer lainnya. BERITA BOLA

Karakteristik Rasa dan Tekstur: Review Makanan Flank Steak

Flank steak punya rasa daging sapi yang intens dan bold—lebih beefy dibanding potongan premium lain karena minim lemak intramuskular. Marbling-nya rendah, jadi teksturnya lean dan fibrous, dengan serat panjang yang terlihat jelas. Jika dimasak salah, bisa jadi chewy atau keras, tapi saat tepat, hasilnya tender dengan gigitan kenyal yang satisfying.

Keunikan flank ada pada kemampuannya menyerap bumbu dan marinasi dengan cepat berkat permukaan luas dan serat terbuka. Rasa alaminya gurih dalam, cocok untuk yang suka steak tanpa terlalu banyak lemak. Saat medium rare, dalamnya pink dengan crust renyah di luar, dan jusnya cukup meski tidak seberair ribeye. Banyak penggemar bilang flank adalah steak “kerja keras” yang beri reward besar—rasa murni tanpa embel-embel, ideal untuk hidangan berbumbu seperti Mexico atau Asia.

Cara Memasak Terbaik: Review Makanan Flank Steak

Flank paling enak dimasak cepat di panas tinggi agar tetap juicy tanpa serat mengeras. Grill atau pan searing jadi metode utama—panaskan sangat tinggi, sear 3-4 menit per sisi untuk ketebalan standar, hingga suhu dalam 55-60°C untuk medium rare. Jangan pernah overcook di atas medium, karena serat akan jadi tough.

Marinasi minimal 2-6 jam (atau semalaman) wajib untuk lunakkan serat—campur minyak zaitun, garlic, soy sauce, lime juice, dan herbs seperti cilantro atau cumin. Acid dari jeruk atau vinegar bantu breakdown protein. Setelah masak, istirahat 5-10 menit penting, lalu iris sangat tipis melawan serat (angle 45 derajat) agar setiap potongan terasa tender. Tips terkini 2025: sous vide dulu suhu rendah 55°C selama 2 jam, baru sear cepat untuk tekstur sempurna tanpa risiko alot. Sajikan dengan chimichurri, salsa, atau di tortilla untuk fajitas.

Kelebihan, Kekurangan, dan Perbandingan

Kelebihan flank jelas di harga murah, rasa beefy kuat, dan keserbagunaan—bisa jadi steak utuh, iris untuk salad, atau stuffing. Lean-nya cocok untuk yang ingin protein tinggi tanpa lemak berlebih, serta cepat masak untuk hari sibuk.

Kekurangannya, rawan alot jika tidak diiris melawan serat atau overcook. Kurang juicy dibanding potongan bermarbling tinggi, jadi butuh marinasi atau saus pendukung. Dibanding sirloin, flank lebih lean tapi butuh teknik lebih. Dibanding skirt steak (mirip tapi lebih tipis), flank lebih tebal dan seragam. Dibanding ribeye, kalah tender tapi menang harga dan bold flavor. Secara keseluruhan, flank adalah steak untuk yang suka eksperimen rasa dan tak takut sedikit effort ekstra.

Kesimpulan

Flank steak pantas jadi pilihan cerdas bagi pecinta steak praktis dan flavorful di akhir 2025. Rasa beefy intens, tekstur kenyal tender saat ditangani benar, dan harga terjangkau membuatnya ideal untuk masakan sehari-hari maupun spesial. Dengan marinasi tepat, masak cepat, dan iris melawan serat, flank bisa saingi potongan mahal dalam kepuasan rasa. Jika kamu cari steak yang serbaguna—bisa grill utuh atau jadi bahan taco lezat—flank tak akan mengecewakan. Hidangan underrated yang selalu beri nilai lebih saat dimasak dengan cinta dan teknik sederhana!

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *